Palung Kopi


Kedalaman apa yang dapat menyembunyikan bau perawan? Serupa keheningan astral ia menyedot dengan konspirasi seekor kepik yang menempel pada pot bunga poppy.

Lelaki yang mengintip di ujung gang lembab menghirup dengan semangat musim panas kopi dingin dalam cangkir pada jendela bertirai keping-keping kaca.

Siluet seorang gadis telah menjadi morfin yang merembes ke serat-serat otaknya. Melumpuhkan sebagian serebelum. Voila! Lalu jadilah seorang Kapten tanpa kompas, tanpa layar, dengan kapal tak berkerangka dimana akan membawanya mengarungi lautan sutra yang tersuguhkan di depan bola mata.

Setelah saat si gadis menggumankan aria, kepik menjadi bangkai di dasar ampas robusta, lelaki mati berdiri terjebak palung surga.

 

Denpasar 2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s