PERTEMUAN


: Remidios Varo

Barangkali ia satu-satunya perawan yang tersisa. Mengembara dalam ranting-ranting entah dari hutan mahoni atau oak yang bayangannya serupa cakar La Muerte  dari kejauhan. Dalam kepekatan sunyi pertemuannya dengan kabut telah berbenih dalam rahim setipis kulit bawang. Korset telah dikencangkan, namun segumpal janin murung muncul dibalik mantel yang melapuk, mungkin karena usia perjalanan.

Malam telah habis terhisap begitupun musim. Seekor kolibri terinjak ketika menghisap nektar bunga poppy  kemudian terjebak dalam pencarian lelaki pungguk.  Menjelma fosil pada betis yang ringkih, menjadikannya seringan angin. Lelaki pungguk bersembunyi dibalik dinding berbau anyir.

Kini awan hanya setinggi batang pohon. Lebih merendah lagi sampai jempol kaki si perempuan. “Tuan” katanya samar hampir seperti udara dingin yang mencekik “bulan ingin menyampaikan rindu padamu.”

 

download

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Terispirasi dari lukisan “The Gathering” karya Remidios Varo

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s